Muslim yg membiarkan saudaranya terjebak keburukan, keburukan itu pasti berlahan menghampirinya

Muslim yg membiarkan saudaranya terjebak keburukan, keburukan itu pasti berlahan menghampirinya

Sabtu, 27 April 2013

Sebuah Video Yang Membangkitkan Tanda Tanya

By on 27.4.13


Dengan melihat video mengenai adanya ajakan berjuang di syam disaat sekarang merupakan saat yang tidak tepat. Dibutuhkan alasan yang lebih untuk mengaku mewakili umat islam untuk menyongsong kemenangan yang mendunia. Sungguh memikirkannya saja ingin saya hindari. Karena terkadang memikirkankan saja berarti kita telah termakan umpan tersebut. Semoga tulisan ini mengingatkan saya pribadi khususnya untuk berjuang lebih baik lagi dari sekarang, menyiapkan amunisi yang tidak akan habis oleh waktu yaitu keimanan dan ketaqwaan dalam pribadi yang berkapasitas. Tidak ada yang salah dengan pilihan setiap orang yang yakin dan benar-benar bersih tujuannya untuk kebangkitan umat. Karena semua disesuaikan dengan jalan yang Allah berikan. Dan InsyaAllah jalan kemenangan itu semakin tampak jelas yang setiap bagiannya menuju satu puncak kemenangan yaitu sesuai janji Allah Aza Wajjalla melalui lisan Rasulullah SAW.
Selamat berjuang. Menyongsong lelah yang kelak akan kita tukarkan dengan setetes air al-Kautsar. Hingga aroma surga benar-benar kita rasakan.
Aku senang berbantah-bantahannya umat islam karena darinya kebenaran sejati teruji. Aku gontai bukan oleh para munafik namun karena umat islam yang menyakiti sesamanya tanpa penyesalan.

IR Pradhana

Jumat, 26 April 2013

Meminta Maaf dan Memberi Maaf Manakah yang Perintah

By on 26.4.13


Dalam ayat suci Al-Quran Allah SWT tidak memerintahkan kita untuk meminta maaf namun dalam Al-Quran terdapat perintah untuk memberi maaf. Mengapa demikian?
Karena jelas bagi manusia bila melakukan kesalahan harus meminta maaf. Maka meminta maaf adalah hal semestinya kita lakukan tanpa Allah SWT perintahkan.
Sementara memberi maaf, inilah yang Allah SWT perintahkan kepada umat manusia. Karena hal ini merupakan tindakan yang kita memiliki hak untuk tidak memaafkan. Namun alangkah baiknya memberi maaf itu dimata Allah SWT maka tidak elok jika seorang muslim menolah apa yang diciptakan penciptanya.
Hal yang luar biasa sebenarnya jika kita memberikan maaf kepada orang yang meminta maaf. Namun lebih luar biasa jika kita dapat memaafkan sebelum orang yang bersangkutan meminta maaf. Dengan memberi maaf maka menghilangkan sakit hati, dengaki, dendam, dan permusuhan.
Betapa indahnya Allah SWT mengatur Al-Quran. Maha Suci Allah dengan Segala FirmanNya.

Rabu, 24 April 2013

Apakah Kita Sudah Mengenali Diri Sendiri?

By on 24.4.13


Setiap hari anda tentu mendengar cerita-cerita kakek dan nenek serta senda gurau mereka, cerita-cerita yang mendorong cinta tanah air dan cerita-cerita tentang ketinggian budi pekerti, cerita-cerita yang didalamnya ada kesenangan dan hiburan. Jika mau memperhatikan, sebetulnya tema-tema dari sebuah cerita akan mengajak kita mengenal diri.
Janganlah anda berprasangka diri anda lemah. Jangan berkata, “Tidak ada diantara kita yang mengenali dirinya?” Jika ditulis dengan kata-kata yang indah dengan kalimat “Hai manusia kenalilah diri Anda”, maka dari zaman nabi adam sampai sekarang, tidak diturunkan kepada manusia –kecuali hanya sedikit dari mereka—yang mengenali dirinya.
Kapan anda mengenali diri anda? Siapakah anda? Bagaimana Anda bisa mengenali diri, sedangkan Anda tidak pernah mau mengenalinya disetiap saat. Hari-hari anda hanya dipenuhi dengan bersenang-senang. Anda sering mengatakan “Aku”,  tetapi apakah anda pernah bertanya lagi kepada diri Anda: “Siapa sebenarnya Aku” Apakah tubuhku ini adalah aku? Apakah aku adalah anggota badan ini dan anggota yang lain? Sesungguhnya fisik ini kedang-kadang berkurang oleh virus ataupun penyakit, yang mengakibatkan seorang berkurang kemampuannya. Maka, siapakah sebetulnya aku?
Dahulu saya adalah anak-anak, lalu menjadi remaja, kemudian menjadi dewasa. Tidakkah anda mencoba bertanya apakah remaja ini adalah anak itu? Dan, tangan saya, apakah tangan yang kecil itu? Kemana perginya tangan itu? Dari mana datangnya ini semua?
Pagi-pagi itu anda mendengar deringan jam untuk bangun. Diri anda merasa diajak untuk bangun. Ketika anda terbangun maka anda pelan-pelan mendengar panggilan kehangatan tempat tidur, beserta kenyamanannya. Keduanya saling menarik: yang satu mengajak bangun dan satu lagi menyeret untuk tidur kembali. Apakah anda pernah bertanya apa ini dan apa itu? Apa Anda berada diantara keduanya? Tidak sedikit orang yang menggambarkan keburukan dan kemalasan untuk anda, lalu menyeret untuk tidur kembali lantaran kelezatannya. Nah, kira-kira apa yang membuat anda malas bangun tidut? Mereka mengatakan bahwa yang mengajak tidur adalah nafsu dan yang mengajak bangun itu adalah akal. Pernahkan anda dalam sehari memikirkannya, benarkah nafsu yang mengajak pada kejelekan dan akal yang mencegahnya.
-Nafsu membawa kita pada yang berlebihan dan akal yang membatasinya: seperti sebuah kendaraan yang berjalan pelan maka lama mencapai tujuan, dengan nafsu menjadikannya melaju kencang. Namun untuk benar-benar sampai ditujuan ia harus berhenti, disanalah akal bekerja untuk menempatkan kendaraan itu sesuai pada tujuannya. Han Prahara-
Ketahuilah bahwa diri anda adalah makhluk yang menakjubkan: silih berganti, berubah setiap saat, dan tidak menetap dalam satu keadaan. Anda menyukai seseorang, sehingga Anda melihatnya sebagai raja; kemudian anda membencinya, dan melihatnya sebagai setan. Ubahlah keaadaan diri anda dalam fitrahnya, maka akan terlihat dunia yang tertawa. Jika anda digambar maka gambar-gambar itu akan dipenuhi dengan warna-warna yang jelas. Lantas anda melihatnya, hingga membuat bingung dan menangis. Badan Anda menjadi lemah, membuat anda tidak mampu bergerak lagi.
Berbeda saat kedudukan mengelilingi anda, otomatis kegembiaraan akan memasuki diri Anda. Anda menjadi giat dengan akal dan berlari seperti larinya kijang. Maka, dimanakah letak kekuatan itu bersembunyi dalam diri anda? Apakah anda pernah bertanya ketika marah atau bahagia, bagaimana Anda mampu melakukannya?
Wahai saudaraku sesungguhnya jiwa itu seperti sungai yang mengalir, sehingga tidak settes airnya yang tetap pada tempatnya, dan tidak sebentarpun berhenti. Tetesan air itu akan datang dan pergi. Tetesan air itu didorong dari belakang. Jika mati satu maka akan lahir satu lagi.
Nah, begitulah kiranya gambaran diri anda. Ada yang mati da nada juga yang lahir. Maka carilah diri Anda yang sempurna, dan naikkan ia ketempat tertinggi, sehingga anda akan selalu melahirkan sesuatu yang baik. Jangan katakan “Saya tidak mampu.” Oleh sebab itu jangan membeku dalam suatu keadaan. Sesungguhnya anda selalu dalam perjalanan dan segala keadaan yang anda miliki adalah tempat pemberhentian. Anda tidak akan turun didalamnya, sehingga anda mengenali diri sendiri.
Hai saudaraku, bersabarlah dengannya. Penuhkan rahasia-rahasianya, dan selalu bertanya, apa itu jiwa? Apa itu akal? Apa itu hidup? Apa itu umur? Akan kemana perjalanan ini? Janganlah anda lupa bahwa orang yang mengenali dirinya akan mengenali Tuhannya. Maka, kenalilah hidup, kenalilah kelezatan yang hakiki, yakni pahala disisi-Nya. Barang siapa yang melupakan Allah, maka sesungguhnya Allah akan melupakan diri mereka.
Dikembangkan dari Hal 125-128

IR Pradhana

Minggu, 21 April 2013

Ibadah research

By on 21.4.13


Ibadah dalam islam merupakan bagian dari syariah islam, sewajarnya dengan semakin banyaknya seorang menggetahui/memiliki ilmu tentang islam akan semakin besarlah motivasinya dalam beribadah. Dan efeknya semakin banyaknya ibadah yang ia lakukan.
Namun kenyataannya banyak orang yang malah meninggalkan sisi ibadah dan merasa cukup dengan ilmu keislamannya meninggalakan kewajiban ibadah, dan jelas merupakan sebuah kegagalan dalam berislam. Karena syariat yang dicontohkan oleh Rasulullah merupakan satu paket yang tidak dapat terlepas dari islam. Rasulullah SAW sebagai seorang manusia terbaikpun melakukan ibadah kepada Allah dengan luar biasanya. Mengapa umat setelahnya malah melupakan kewajiban ibadah ini.
Dapat dikatakan jika seorang manusia dipilih oleh Allah SWT tentu olehNya akan diberikan  kekuatan untuk melaksanakan ibadah. Dan Rasulullah SAW merupakan contoh nyata.
Ide konsep Ibadah research muncul ketika seorang menyadari  yang ilmu agamanya minim namun dia dimudahkan dan diberikan kekuatan untuk istiqomah beribadah. Dan semakin banyak ibadah yang ia lakukan semakin ia terbangun untuk memperdalam ilmu agamanya.
Kenyataan yang bertentangan dengan teori. Akhirnya timbul pertanyaan? Yang berusaha menjawab kenapa harus dengan ibadah terlebih dahulu maka berangsur-angsur Allah SWT memberikan pemahaman tentang agamnya?

Jawaban terbaik adalah Allah SWT yang paling tahu apa yang terbaik tentang makluNya.
Pemuda itu kembali bertanya “Terbaik seperti apakah yang Allah SWT berikan pada dirinya?”
Ibadah research adalah bagian upaya untuk menjawab pertanyaan ini.
Rahasia apa yang terkandung dalam Ibadah? Yang membuatnya sebanding untuk menjadi bagian dari Islam?
Kenyataan bahwa kini umat islam terpuruk, dan sebagian besar umat islam tidak melaksanakan ibadah –karena merasa berat- silogisme dengan umat islam terpuruk karena tidak melaksankan ibadah dan ibadahnya belum mampu menggerakkan hatinya untuk menjadi manusia pilihan.
Sebagai seorang muslim tentu harus memotivasi diri untuk senantiasa meningkatkan ibadahnya, Ibadah yang rutin akan bisa mengajarkan manusia apa hakekat dan rahasia dari ibadah dalam Islam. Sangat wajar bahwa rahasia itu hanya berhal diketahui oleh orang muslim, dan caranya adalah dengan memperbanyak ibadah. (pengantar tulisanku: Rahasia Di Balik Rahasia (Islam))



IR Pradhana


IR=Ibadah Research

Jumat, 19 April 2013

Menyalurkan Potensi Terbesar

By on 19.4.13


Membangun Kwalitas dan menjaga kuantitas
Bukan hanya menguasai materi namun lebih kepada ketulusan dalam mengajar
Menjaga kredibilitas dan kepercayaan diri
Agar potensi dapat tersalurkan dengan maksimal (--09-2011)

Senin, 15 April 2013

Cahaya Cinta Tak Dapat Ditutupi

By on 15.4.13


Cinta itu seperti segi banyak yang tidak teratur
Bagaimanapun cara kita menutupinya
Selalu ada sisi yang tampak pada orang yang kita cintai
Cahaya cinta yang bisa menerangi seluruh ruang dalam diriku
Hanya cahaya cinta kepadaNya (--08-2011)

Sabtu, 13 April 2013

Memulai Suatu yang Besar

By on 13.4.13


Diperlukan tindakan yang masif
untuk memulai sesuatu yang besar
Agar meyakinkan dirimu seutuhnya bahwa kau benar-benar berniat melakukannya. Semakin kau berniat semakin masif tindak tersebut.
Semakin lama aku semakin jelas melihat dua hal. Apa saja yang telah kulewati dan apa yang harus kulakukan setelah ini. Karena saat ini aku bisa lebih menghargai waktu
(29-0702011)

Jumat, 12 April 2013

Manajemen Waktu

By on 12.4.13


Manajemen waktu dapat membantu kita untuk menemukan bagian mana dari kebiasaan kita yang kurang dan perlu ditingkatkan (25-07-2011)
Agar bersemangat untuk mengatur manajemenmu. Ingatlah secara terang cita-citamu. Dan hanya dengan manajemen yang baiklah cita-cita tersebut  bisa benar-benar kita dekati (26-07-2011)
Manajemen waktu harian dapat memberikan informasi kepada kita mengenai agenda yang belum terlaksana.